Thursday, May 30, 2024

Penggunaan Lahan

 

Penggunaan lahan adalah aktivitas yang dilakukan oleh manusia sebagai bagian dari mata pencahariannya yang terkait dengan lahan. Kegiatan ini seringkali tidak terlihat secara langsung melalui gambaran visual. Penggunaan lahan telah dianalisis dari berbagai sudut pandang yang berbeda, sehingga tidak ada definisi tunggal yang sepenuhnya tepat dalam semua konteks yang berbeda. Salah satu pendekatan yang mungkin adalah melihat penggunaan lahan dari perspektif kemampuan pengelolaan lahan, dengan mengevaluasi berbagai karakteristik alami yang ada. Penggunaan lahan mencakup berbagai kegiatan manusia di berbagai bidang lahan, seperti permukiman, perkotaan, dan pertanian. Selain itu, penggunaan lahan juga mencakup pemanfaatan lahan dan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Istilah "penggunaan lahan" biasanya merujuk pada cara lahan dimanfaatkan dalam konteks masa kini (present or current land use).”



 








Batas Wilayah Desa Biak

    Desa Biak merupakan salah satu dari 11 desa/kelurahan di wilayah Kecamatan Luwuk Utara, yang terletak dipusat Pemerintahan Kec.Luwuk Utara (Ibukota Kec. Luwuk Utara), 10 km dari pusat pemerintahan Kabupaten dan 650 km dari Ibukota Propinsi. Desa Biak memiliki luas wilayah 15,5 km2, dan luas lahan pertanian 439 Ha. Secara administratif  Desa Biak terdiri dari 3 Dusun dan 10 RT.

Desa Biak memiliki batas wilayah administratif sebagai berikut :

-       Sebelah Utara               :  Desa Kamumu

-       Sebelah Timur               :  Desa Bunga

-       Sebelah Selatan             :  Desa Pantai/Laut Selat Peling

-       Sebelah Barat               :  Desa Boyou


Peta Desa Biak

 


Wednesday, May 29, 2024

Sejarah Desa Biak



Pada awalnya Desa Biak bernama MINANGA. Kata Minanga berasal dari Bahasa Saluan yang mengandung pengertian satu kawasan atau daerah disekitar tempat pertemuan antara air sungai dengan air laut.

Bila diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia, kata Minanga dalam bahasa Saluan mengandung pengertian yang sama dengan Muara atau secara singkat Minanga berarti Muara.

Konon menurut cerita orang-orang tua, daerah yang pada saat ini bernama Desa Biak awalnya bernama Minanga. Penamaan Minanga diilhami karena adanya aliran sungai berair jernih dan pada bagian muara airnya cukup dalam. Oleh karena airnya yang jernih serta muara yang dalam , maka tempat ini banyak didatangi orang dari berbagai tempat dipedalaman dan selalu disinggahi orang yang bepergian lewat laut untuk mengambil air, dan mulai saat itu oleh masyarakat yang telah tinggal tetap maupun masyarakat yang sekedar datang atau singgah mengambil air menyebut tempat ini dengan nama MINANGA BIAK.

Karena banyaknya orang yang datang atau singgah maka lambat laun nama Minanga Biak sudah tersebar dan terkenal diberbagai tempat, dan orang yang telah menetap di daerah ini menyebutnya Kampung Minanga Biak.

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, sedikit demi sedikit sebutan Minanga mulai dilupakan orang dan mereka tinggal memberikan nama daerah ini dengan sebutan  Kampung BIAK.

Hal itu disebabkan karena adanya tiga hal yang menarik masyarakat untuk memberi sebutan  daerah ini dengan nama Biak, yaitu.

1.   Menurut cerita orang tua-tua bahwa penduduk yang pertama-tama mendiami daerah ini adalah orang suku Saluan yang berasal dari suatu daerah dipedalaman yang bernama Biak.

2.  Disekitar daerah muara sungai tumbuh sebatang pohon kayu yang cukup besar dan kayu tersebut dalam bahasa Saluan diberinama Kayu Biak.

3.     Disepanjang pinggiran sungai banyak ditumbuhi rumput liar sebangsa keladi berdaun lebar yang dalam bahasa Saluan juga diberi nama Biak.

Demikianlah hal yang melatar belakangi sehingga daerah yang pada awalnya bernama Minanga dan pada saat ini bernama Desa BIAK.

Dalam sejarahnya Desa Biak telah mengalami beberapa kali pergantian pemerintahan, baik ketika masih menggunakan  peristilahan kepala kampung sampai dengan berganti menjadi kepala desa . Masa pemerintahan di Desa Biak berdasarkan catatan dan penelusuran sejarah telah dipimpin oleh beberapa kepala kampung/kepala desa baik pada masa pra kemerdekaan, masa setelah kemerdekaan dan sampai dengan saat ini. Adapaun nama-namna kepala desa yang pernah menjabat/memimpin desa Biak adalah sebgai berikut:

1. HOLODEN

2. MATTA’

3. HIDI

4. TATU HABISA (DADA’ON)

Nama-nama tersebut diatas adalah yang memimpin desa Biak dari masa sebelum kemerdekaan sampai dengan awal kemerdekaan dan di masa orde lama.

Selanjutnya nama-nama yang memimpin Desa Biak dari awal masa Orde Baru sampai dengan saat sekarang yaitu :

 

NO

NAMA

TAHUN MENJABAT

1.

HAMAT MOH. NUR

1970 s/d 1974

2

DAHLAN AHMAD

1974 s/d 1975

3

HUSIN MOH. NUR

1975 s/d 1989

4

ARIPIN AMATAHIR

1989 s/d 2005

5

IPIN SODEN

2005 s/d 2010

6

RIDWAN DJANUN

2010 s/d 2016

7

SAMSUL SALUKI

Agustus 2016 s/d Desember 2016

8

MUSTAFA SADIQ AHMAD, S.Kom

Desember 2016 s/d November 2022

9

RISNO HAMZAH

November 2022 s/d Sekarang 


UMKM DESA BIAK